Pencegahan Minuman Keras

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, meminta kepada para tokoh agama maupun jajaran pemerintah di daerah untuk dapat membentengi masyarakat di wilayahnya dari pengaruh minuman keras (miras).
Dalam rilis Kemenag, Suryadharma mengatakan, menyikapi keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi yang tengah melakukan upaya klarifikasi atas Peraturan Daerah (Perda) anti miras di sejumlah daerah.
“Jadi terkait Perda anti miras, Pemerintah Daerah (Pemda), tokoh agama hingga anggota DPRD harus bisa menjaga masyarakat dari pengaruh miras. Tidak perlu terpaku aturan formal, karena nilai-nilai agama jelas melarang miras,” ujar Suryadharma.
Menurut Suryadharma, upaya mencegah masyarakat dari pengaruh miras tidak perlu terpaku kepada aturan baku, karena selain agama telah menyatakan larangannya, norma sosial juga tidak membenarkan seseorang untuk mengkonsumsi miras.
“Karena dalam miras, ada fakta orang yang mabuk akan mudah berkelahi, hilang akal sehingga bisa berbuat menyimpang. Jadi efek mudharatnya jauh lebih besar,” katanya.
Kendati begitu, mantan Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi dari Mendagri ataupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai klarifikasi terhadap sejumlah Perda anti miras tersebut
“Saya belum terima itu yang saya dapatkan baru dari berita-berita koran, tapi kalau berita itu benar maka pimpiinan Pemda ataupun tokoh agama seyogianya tidak menghentikan upaya orang mencegah mengkonsumsi miras,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s